Tahun ini, siswa MTsN 1 Kuningan atas nama Akmal Rizaldi Rizki Anan (Kelas VIII-B) berhasil meraih juara 2 KSM (Kompetisi Sains Madrasah) bidang mata pelajaran IPA terintegrasi tingkat Kabupaten Kuningan. Lomba yang digelar di MAN 2 Kuningan ini berlangsung selama satu hari tepatnya pada Ahad, 9 Juli 2023.
Adapun lomba ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama sebagai wahana membangun girah kompetisi sains kalangan siswa madrasah. Sementara itu, selain Akmal ada dua siswa lainnya yang mengikuti KSM, yakni Aisyah Latifa Zahra (Kelas VIII-E) di bidang matematika terintegrasi dan Annisah Siti Nur’Azizah (Kelas VIII-A) di bidang IPS terintegrasi. Namun, sayangnya keduanya belum berkesempatan untuk meraih juara dalam ajang tersebut.
“Di antara alasan kami mengikuti KSM adalah sebagai bentuk partisipasi MTsN 1 Kuningan terhadap kegiatan positif yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama. Selain itu juga untuk memberikan kesempatan kepada siswa agar dapat mengembangkan minat dan bakatnya dalam bidang matematika, IPA, dan IPS,” ungkap Eli Yuliana, S.Pd., selaku pembimbing Akmal yang merupakan guru IPA MTsN 1 Kuningan.
Menurutnya, selain alasan tersebut, ajang KSM juga diharapkan dapat memotivasi siswa-siswi MTsN 1 Kuningan agar selalu bersemangat untuk meningkatkan kemampuannya di bidang intelektual, emosional, dan spiritual. Ketiga bidang penting itulah yang selama ini diintegrasikan dalam soal-soal KSM.
Lanjutnya, “Alhamdulillaah, kami merasa bangga dan bahagia karena sebagai perwakilan MTsN 1 Kuningan, Akmal telah berhasil meraih juara 2 tingkat kabupaten dan berhak maju ke tingkat provinsi. Semoga pada 5-6 Agustus mendatang Akmal juga bisa meraih keberhasilan. Aamiin.”
“Terima kasih kepada Bapak Kepala MTsN 1 Kuningan yang sangat mengapresiasi dan memotivasi kami dalam kegiatan ini. Terima kasih juga kepada seluruh guru IPA yang turut membantu proses pembinaan serta kepada seluruh pihak yang telah mendukung, membantu, serta mendoakan kami.”
“Tak lupa, terima kasih juga kepada Aisyah sebagai perwakilan untuk mapel matematika dan Annisah untuk perwakilan mapel IPS. Terima kasih karena telah berpartisipasi, belajar, dan berjuang bersama-sama pada kegiatan KSM ini,” tutupnya.
Sementara itu, di lain tempat, Akmal dan orang tuanya juga memberikan kesan-kesannya setelah berhasil meraih juara. “Jujur, pertama kali diikutsertakan dalam lomba ini saya kurang antusias karena awalnya saya pikir IPA bukan bidang yang saya kuasai. Selama ini saya cenderung lebih menyukai pelajaran matematika dibanding IPA,” ungkap Akmal.
Lanjutnya, “Tapi, karena terus diberi motivasi, semangat, dan kolaborasi dengan guru pembimbing, minat dan semangat saya untuk mengikuti kompetisi tersebut akhirnya tumbuh dan berkembang.”
Tak lupa ibunya pun turut memberikan kesan terhadap keberhasilan putranya. “Yang pasti saya bangga karena Akmal dipercaya kembali mewakili madrasah dalam lomba tingkat kabupaten untuk kedua kalinya,” ungkapnya.
“Bermodalkan basmalah, doa, belajar yang sungguh-sungguh, serta keikhlasan dalam menjalaninya, alhamdulillaah ternyata hasilnya tak mengkhianati proses yang telah Akmal jalani. Alhamdulillaah, walau pada awalnya proses latihan terasa berat, namun akhirnya terbayar dengan keberhasilan dan kebahagiaan,” tutupnya.(KIR)***




