MTsN 1 Kuningan menggelar Penilaian Akhir Tahun (PAT) tahun pelajaran 2022-2023. Seperti tahun sebelumnya, PAT tahun ini pun digelar secara daring di madrasah. Pelaksanaannya pun sama-sama menggunakan pelantar E-Learning Madrasah di kampus MTsN 1 Kuningan, tepatnya di 16 ruangan, yaitu dari kelas VII-A s.d. VII-I dan kelas VIII-A s.d. VIII-G.
Sementara itu, pelaksanaan PAT tahun ini diketuai oleh Edwan Septiawan Permana, M.Pd., Robby Lafadza Yasin, S.Pd. sebagai sekretaris, dan Yeni Herlina, M.Pd. sebagai bendahara, serta dibantu oleh beberapa guru juga staf TU sebagai anggotanya. PAT ini dilaksanakan selama enam hari, yakni dimulai sejak Senin, 5 Juni 2023 s.d. Sabtu, 10 Juni 2023.
“Tujuan diadakannya PAT ini adalah yang pertama untuk mengukur ketercapaian KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) di kelas selama setahun. Kedua untuk mengukur sejauh mana kompetensi dasar yang sudah dicapai oleh peserta didik. Kemudian, yang ketiga untuk melatih para siswa melaksanakan PAT secara daring atau online,” ungkap Edwan Septiawan Permana, M.Pd..
Lanjutnya, “Terlebih hal ini juga dilakukan dalam rangka mempersiapkan para generasi muda untuk bisa memasuki Revolusi Industri 4.0. Jadi, PAT ini bisa menjadi jalan untuk membiasakan mereka agar memahami digitalisasi secara positif.
“Ketua PAT tersebut juga mengungkapkan bahwa sudah tidak zaman lagi yang namanya gaptek atau gagap teknologi. Sekarang, siswa-siswi harus mulai bisa menggunakan atau memanfaatkan dunia digitalisasi. Tentunya untuk hal-hal yang bermanfaat seperti pembelajaran dan kreativitas. Jadi, sejalan dengan hal itu, pelaksananaan PAT secara daring ini sangat baik karena mendukung upaya mempersiapkan para generasi muda untuk bisa memasuki Revolusi Industri 4.0 yang sangat erat dengan dunia digitalisasi.
“Alhamdulillah, walau dari segi waktu persiapan agak mepet, Bapak sangat senang PAT ini berjalan dengan lancar. Semoga segala kekurangan menjadi perbaikan untuk kedepannya,” ujarnya kembali.
Sambungnya, “Dari segi pelaksanaannya pun alhamdulillah berjalan lancar. Hampir semua siswa bisa menggunakan aplikasi E-Learning Madrasah, dan sekira 90% siswa bisa melaksanakan PAT secara daring di sekolah. Hanya beberapa orang yang tidak bisa hadir karena sakit ataupun ada kepentingan lain.”
“Untuk penilaian akhir selanjutnya, Bapak harap bisa lebih baik lagi dari penilaian yang sekarang, baik dari segi persiapan maupun pelaksanaannya. Kemudian, para siswa juga diharapkan bisa lebih siap dan sigap menghadapi penilaian akhir selanjutnya, baik PAT maupun PAS,” tutupnya.(Raeni/KIR)***










