MTsN 1 Kuningan melaksanakan Penilaian Akhira Tahun (PAT) tahun pelajaran 2021-2022. PAT tahun ini berbeda dengan PAT dua tahun sebelumnya yang dilaksanakan secara daring di rumah. Tahun ini, PAT dilaksanakan secara daring menggunakan E-Learning Madrasah di kampus MTsN 1 Kuningan, tepatnya di 16 ruangan, yaitu dari kelas IX-A sampai dengan kelas VIII-G. Adapun pelaksanaan PAT ini diketuai oleh Junaedi, S.Ag., Edwan Septiawan Permana, S.Pd. sebagai sekretaris, Ima Siti Fatimah A., S.Pd. sebagai bendaharanya, dan dibantu oleh para guru dan staf lainnya sebagai anggota.
PAT ini dilaksanakan selama enam hari, yakni dimulai dari Senin, 30 Mei 2022, sampai dengan Senin, 6 Juni 2022. Hanya saja, terpotong satu hari yakni pada Rabu, 1 juni 2022, sebagai Hari Kebangkitan Pancasila sehingga tidak genap di satu pekan yang sama.
“PAT ini sangat penting, yang pertama adalah untuk mengukur ketercapaian KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) di kelas selama setahun ini, kedua untuk mengukur sejauh mana kompetensi dasar yang sudah dicapai oleh siswa. Kemudian, yang ketiga untuk melatih siswa bagaimana melaksanakan PAT secara daring atau online karena saat ini kita sudah memasuki Revolusi Industri 4.0. Jadi, PAT ini bisa menjadi jalan untuk membiasakan siswa agar memahami digitalisasi,” ungkap Edwan Septiawan Permana, S.Pd..
Lanjutnya, “Zaman sekarang ini sudah tidak zaman lagi yang namanya gaptek atau gagap teknologi. Sekarang, siswa harus mulai bisa menggunakan atau memanfaatkan dunia digitalisas. Tentunya untuk hal-hal yang bermanfaat seperti pembelajaran dan kreativitas. Jadi, sejalan dengan hal itu, pelaksananaan PAT secara daring ini sangat baik karena mendukung upaya digitalisasi.”
“Alhamdulillah, Bapak sangat senang PAT ini berjalan dengan lancar walaupun masih ada kekurangan sedikit, tapi itu menjadi perbaikan untuk kedepannya. Panitianya pun sangat kompak, dukungan dari sekolahnya juga sangat luar biasa, khususnya dari kepala madrasah, para wakamad, dan dewan guru selaku pengawas,” ujar Edwan Septiawan Permana, S.Pd..
Sambungnya, “Dari segi pelaksanaannya pun alhamdulillah berjalan dengan lancar. Hampir semua siswa bisa menggunakan aplikasi E-Learning Madrasah, dan sekira 90% siswa bisa melaksanakan PAT secara daring di sekolah. Hanya beberapa orang yang tidak bisa hadir akibat sakit ataupun ada kepentingan lain.”
“Untuk PAT selanjutnya, Bapak harap bisa lebih baik lagi dari PAT yang sekarang, baik dari segi persiapan maupun pelaksanaannya. Kemudian, para siswa juga diharapkan bisa lebih siap dan sigap menghadapi PAT selanjutnya.,” tutupnya.(Zeva/KIR)***










Mantap